Manajemen Waktu
Mei 25, 2009 at 10:57 am Tinggalkan komentar
By: Lee_cha
Mengatur waktu atau time management sangat penting, apalagi kita menyadari bahwa waktu kita sangat terbatas. Jangan sampai waktu terbuang sia-sia. Sudahkah kita berpikir untuk memenej waktu?
Setiap manusia pasti mempunyai banyak waktu luang, hanya saja mereka tidak menyadari akan hal itu, terutama pada waktu – waktu yang sangat berharga. Diantaranya seperti selesai sholat subuh, antara adzan dan iqomah dan waktu sepertiga malam terakhir.
Contoh, waktu yang terbuang sia-sia misalnya antara adzan dan iqomah. Bila dihitung rentang waktunya mulai dari shalat dhuhur, asar, isya, dan subuh adalah sekitar 15 menit dikalikan dengan 4 ( waktu dhuhur, asar, isya, dan subuh), hasilnya 60 menit atau 1 jam. Alangkah bagusnya jika digunakan untuk menghafal Al-Qur’an atau mengkajinya dengan muroja’ah. Lain halnya dengan waktu sholat Maghrib, disini tidak ada waktu lagi untuk menghafal karena jaraknya sangat pendek*
Coba renungkan, kebanyakan umur manusia di zaman sekarang ini paling lama sekitar 80 tahun. Untuk apakah umur sepanjang itu? Apakah pantas jika digunakan untuk berfoya-foya, mengejar duniawi baik berupa kekayaan, pangkat, jabatan, atau yang lebih besar lagi agar terlihat lebih unggul dibandingkan yang lain? Padahal semua itu akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Untuk itu kita harus sadar dan ingat bahwa hidup tidak hanya mengejar materi. Hidup hanya sekali maka haruslah berarti, bermanfaat dunia dan akhirat.
Jika kita meninjau lebih dalam, kita dapat melihat bahwa sebenarnya pengaturan waktu itu adalah manajemen diri. Oleh sebab itu, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membiasakan diri mengontrol waktu. Karena dengan kebiasaan itu disiplin dalam diri kita akan muncul tanpa disadari.
Dibawah ini ada beberapa tips sederhana yang dapat diikuti untuk melakukan pengaturan waktu yang lebih baik :
1. Ketahui kapan suatu tugas harus diselesaikan.
Prinsip sederhana pertama adalah mengerjakan tugas berdasarkan prioritas, tahu kapan tugas itu harus diselesaikan. Luangkan waktu di pagi hari karena pikiran masih fresh atau petang hari untuk menyusun kembali rencana-rencana penyelesaian tugas, dan berpeganglah pada rencana-rencana itu. Satu hal yang paling penting ialah komitmen kuat untuk konsisten pada rencana apa yang menjadi tujuan kita.
2. Jangan menangguhkan.
Lakukan saat ini juga. Saat orang menunda sesuatu, itu berarti membunuh daya gerak pencapaian pada tujuan saat ini dan menghalangi kesempatan di masa mendatang lantaran waktu yang tersumbat. Cara untuk mencegah penundaan adalah dengan merancang deadline untuk tujuan yang harus dicapai.
3. Merespon dengan cepat.
Sebagai contoh, jika kita dikirimi surat atau mail begitu diterima segera dibalas. Jangan biarkan tagihan dan surat-surat itu membebani kita. Dan jangan biarkan meja dan pikiran kita jadi bertumpuk dengan hal yang tak berguna.
4. Kita tidak dapat mengerjakan dua tugas dalam satu waktu yang bersamaan.
Salah satu kunci sederhana dalam manajemen waktu adalah fokus pada satu aktivitas. Kita tidak bisa mengerjakan dua tugas sekaligus dengan intensitas perhatian yang sama. Mungkin kita merasa punya kemampuan untuk mengerjakannya semua, namun tetap saja kita hanya bisa mengerjakan satu hal disatu waktu.
5. Bersikap tegas.
Belajarlah berkata tidak pada orang lain. Waktu kita sangat berharga. Jadi jangan biarkan orang lain menentukan atau memanfaatkan waktu yang kita miliki untuk kepentingan rencana mereka. Batasi gangguan sebisa mungkin. Tutup pintu kamar kita, matikan nada dering telepon atau meminta dengan terus terang agar kita tidak diganggu.
6. Keep it simple.
Bersikap efisien, itu sama halnya dengan keep it simple. Tidak perlu menghabiskan waktu untuk merumit-rumitkan sesuatu. Jika suatu tugas atau pekerjaan bisa disederhanakan, mengapa harus dibuat rumit. Mudahkan saja, maka kita akan menemukan waktu lebih banyak lagi.
7. Gunakan alat bantu time management.
Jangan ragu untuk menggunakan alat-alat manajemen waktu, seperi agenda, to do list, atau mendownload software time managemen yang disediakan secara gratis. Tapi harus diingat alat-alat itu untuk membantu kita mengatur waktu bukan untuk menghabiskan waktu kita.
8. Alokasikan waktu secara seimbang.
Selama satu hari ini seimbangkanlah waktu kita untuk tugas-tugas rutin seperti belajar, menghafal Al-Qur’an, pergi ke maktabah atau ke warnet.
9. Evaluasi.
Evaluasi apa yang telah kita kerjakan dan selesaikan hari ini sebelum tidur, kemudian berjanji untuk mengerjakan lebih baik lagi esok harinya.
10. Istirahat.
Saat kita mengatur waktu untuk belajar, pastikan kita harus menyisihkan waktu untuk istirahat. Ini adalah hal yang paling penting untuk mengembalikan stamina dan kesegaran tubuh.
Dengan mengikuti tips ini penulis mengharapkan agar kita memiliki banyak ruang untuk melakukan hal-hal yang ingin kita capai, gunakan waktu dengan sebaik- baiknya agar tidak merugi. Seperti hadits Nabi SAW “Gunakan waktu mudamu sebelum masa tuamu, waktu sehatmu sebelum sakitmu, kaya sebelum miskin, waktu lapang sebelum sempit dan hidup sebelum mati”.
Entry filed under: Artikel Bebas. Tags: .

Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed